Sungailiat, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung — Dalam upaya memperkuat sistem keamanan siber di lingkungan pemerintahan daerah, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dimana sebagai tuan rumah kegiatan Pemerintah Kabupaten Bangka menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) yang berlangsung pada 20–22 Oktober 2025 di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka.
Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi Multisektor untuk Menghadapi Tantangan Keamanan Siber dan Membangun Ekosistem CSIRT yang Adaptif”.
Bupati Kabupaten Bangka yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Boy Yandra menyebut, ancaman terhadap keamanan siber semakin kompleks dan tidak bisa dipandang sebelah mata. "Di era digital ini, kami menyadari bahwa bahaya dan ancaman selalu mengintai di ruang siber kita," kata Boy Yandra.
Kami memberikan apresiasi kepada BSSN yang telah berkenaan menjadi narasumber dan memberikan pembinaan dan pengetahuan kepada jajaran pemerintah daerah, khususnya di Bangka Belitung. Boy Yandra menilai, konektivitas digital dalam pelayanan publik harus dibarengi dengan kesiapsiagaan terhadap risiko kebocoran data dan serangan siber. Keberadaan TTIS di tingkat daerah menjadi sangat strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem pemerintahan digital. "TTIS ini bukan sekadar struktur administrative tapi jembatan antara teknologi dan kepercayaan publik," Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kabupaten, Kota dan seluruh organisasi pada bidang Pendidikan yang ada pada universitas, dan pada Bidang keuangan daerah mendorong kolaborasi guna memperkuat ketahanan digital nasional. "Dengan adanya kolaborasi akan terbangun terbangunnya sinergi yang kuat demi mewujudkan ekosistem digital yang aman, tangguh, dan terpercaya.
Kegiatan turut dihadiri oleh berbagai unsur penting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di antaranya perwakilan dari Polres Bangka, Kodim Bangka, Kejaksaan Negeri Bangka, Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Sungailiat, DPRD Bangka, serta pimpinan dari sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Bangka Belitung, Politeknik Manufaktur Timah, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik, Universitas Muhammadiyah Babel, Universitas Pertiba, Institut Citradelima International, hingga ISB Atma Luhur.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bangka, mulai dari Inspektorat, Bappeda, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Satpol PP, hingga RSUD Depati Bahrin Sungailiat.
Usai sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan Sosialisasi Security Awareness oleh narasumber dari BSSN, yang kemudian disertai sesi diskusi dan tanya jawab interaktif seputar strategi mitigasi insiden siber di tingkat pemerintah daerah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perangkat daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat memperkuat kapasitas dan kesadaran keamanan informasi, serta membangun ekosistem keamanan siber daerah yang adaptif dan tangguh menghadapi tantangan era digital.